Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Menyingkap Keistimewan Rumah Budaya Kraton: Pusaka Warisan Luhur Nusantara

rumah budaya kratonan

Rumah Budaya Kratonan: Jendela Warisan Budaya Jawa

Rumah Budaya Kratonan

Latar Belakang

Rumah Budaya Kratonan merupakan salah satu objek wisata budaya yang terletak di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah budaya ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi dan menyimpan berbagai koleksi benda-benda budaya Jawa.

Sejarah

Rumah Budaya Kratonan didirikan pada tahun 2010 oleh seorang pengusaha bernama Suwarno. Beliau memiliki kecintaan yang mendalam terhadap budaya Jawa dan ingin melestarikannya.

Arsitektur

Rumah Budaya Kratonan dibangun dengan gaya arsitektur tradisional Jawa. Bangunan utamanya berupa rumah joglo yang terbuat dari kayu jati. Rumah joglo ini terdiri dari tiga bagian, yaitu pendopo, pringgitan, dan dalem.

Arsitektur Rumah Budaya Kratonan

Pendopo

Pendopo merupakan bagian depan rumah joglo yang berfungsi sebagai tempat menerima tamu. Pendopo Rumah Budaya Kratonan memiliki empat tiang utama yang terbuat dari kayu jati. Tiang-tiang ini disebut soko guru dan melambangkan empat arah mata angin.

Pringgitan

Pringgitan merupakan bagian tengah rumah joglo yang berfungsi sebagai tempat pertemuan atau ruang keluarga. Pringgitan Rumah Budaya Kratonan memiliki dua tiang utama yang terbuat dari kayu jati. Tiang-tiang ini disebut soko tengah dan melambangkan dua arah mata angin, yaitu utara dan selatan.

Dalem

Dalem merupakan bagian belakang rumah joglo yang berfungsi sebagai tempat tidur atau ruang pribadi. Dalem Rumah Budaya Kratonan memiliki satu tiang utama yang terbuat dari kayu jati. Tiang ini disebut soko tunggal dan melambangkan satu arah mata angin, yaitu timur atau barat.

Koleksi

Rumah Budaya Kratonan menyimpan berbagai koleksi benda-benda budaya Jawa. Koleksi-koleksi tersebut meliputi:

  • Batik: Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis batik, mulai dari batik tulis hingga batik cap.
  • Keris: Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis keris, mulai dari keris pusaka hingga keris biasa.
  • Wayang: Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis wayang, mulai dari wayang kulit hingga wayang golek.
  • Gamelan: Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis gamelan, mulai dari gamelan Jawa hingga gamelan Bali.
  • Topeng: Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis topeng, mulai dari topeng Jawa hingga topeng Bali.

Koleksi Rumah Budaya Kratonan

Kegiatan

Rumah Budaya Kratonan menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain:

  • Pameran: Rumah Budaya Kratonan menyelenggarakan pameran benda-benda budaya Jawa secara berkala.
  • Pertunjukan: Rumah Budaya Kratonan menyelenggarakan pertunjukan kesenian Jawa secara berkala, seperti pertunjukan wayang kulit, pertunjukan gamelan, dan pertunjukan tari Jawa.
  • Lokakarya: Rumah Budaya Kratonan menyelenggarakan lokakarya kesenian Jawa secara berkala, seperti lokakarya membatik, lokakarya membuat keris, dan lokakarya membuat wayang kulit.
  • Wisata edukasi: Rumah Budaya Kratonan menerima kunjungan wisatawan untuk wisata edukasi. Wisatawan dapat belajar tentang kebudayaan Jawa melalui koleksi benda-benda budaya dan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Budaya Kratonan.

Jam Buka dan Harga Tiket

Rumah Budaya Kratonan buka setiap hari dari pukul 08:00 hingga pukul 17:00 WIB. Harga tiket masuk Rumah Budaya Kratonan sebesar Rp10.000,- per orang.

Lokasi

Rumah Budaya Kratonan terletak di Jalan Raya Sambilegi No. 1, Sambilegi Kidul, Sambilegi, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah.

Fasilitas

Rumah Budaya Kratonan menyediakan berbagai fasilitas, antara lain:

  • Tempat parkir
  • Mushola
  • Toilet
  • Warung makan
  • Toko suvenir

Akses

Rumah Budaya Kratonan dapat diakses dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari pusat Kota Magelang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Sedangkan jika menggunakan kendaraan umum, dapat menggunakan bus Trans Magelang jurusan Magelang-Sambilegi.

Kesimpulan

Rumah Budaya Kratonan merupakan salah satu objek wisata budaya yang wajib dikunjungi di Kota Magelang. Rumah budaya ini menyimpan berbagai koleksi benda-benda budaya Jawa dan menyelenggarakan berbagai kegiatan kesenian Jawa.

Rumah Budaya Kratonan pada malam hari

Pertanyaan Umum

  1. Apa saja koleksi yang ada di Rumah Budaya Kratonan?

Rumah Budaya Kratonan memiliki koleksi berbagai jenis batik, keris, wayang, gamelan, dan topeng.

  1. Apa saja kegiatan yang diselenggarakan di Rumah Budaya Kratonan?

Rumah Budaya Kratonan menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain pameran, pertunjukan, lokakarya, dan wisata edukasi.

  1. Berapa harga tiket masuk Rumah Budaya Kratonan?

Harga tiket masuk Rumah Budaya Kratonan sebesar Rp10.000,- per orang.

  1. Bagaimana cara menuju Rumah Budaya Kratonan?

Rumah Budaya Kratonan dapat diakses dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari pusat Kota Magelang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit. Sedangkan jika menggunakan kendaraan umum, dapat menggunakan bus Trans Magelang jurusan Magelang-Sambilegi.

  1. Apa saja fasilitas yang tersedia di Rumah Budaya Kratonan?

Rumah Budaya Kratonan menyediakan berbagai fasilitas, antara lain tempat parkir, mushola, toilet, warung makan, dan toko suvenir.

Posting Komentar untuk "Menyingkap Keistimewan Rumah Budaya Kraton: Pusaka Warisan Luhur Nusantara"